Frank masuk ke kamar istrinya suatu hari.
"Kalo aku jelek, apa kamu
masih cinta?" tanyanya.
"Sayang, aku akan selalu cinta sama kamu,"
jawabnya santai sambil
mewarnai kukunya.
"Gimana kalo aku cacat?" tanyanya gugup.
"Ngga usah kuatir, Say,
aku akan selalu cinta sama kamu," jawabnya.
"Kalo gitu, gimana kalo aku dipecat,
apa kamu masih cinta sama aku?"
Si istri melihat ke muka suaminya yang kuatir.
"Frank, aku akan selalu
cinta kamu, tapi ... yang pasti,
aku akan benar-benar merindukanmu."
Minggu, 11 Mei 2008
Kalau Aku
Saudara Hewan
Sepasang suami istri sedang berkendara melintasi jalanan desa
sepanjang beberapa mil. Sepanjang perjalanan, mereka saling
mendiamkan. Sebelumnya, mereka berdebat dan ngga ada yang mau
mengalah. Saat melewati kumpulan keledai, kambing, dan babi, si suami
dengan nada mengejek bertanya, "Saudaramu ya ...?"
"Yap," jawab istrinya, "saudara ipar."
Tanda tanda Cinta
Dua orang sahabat sedang ngomongin tanda-tanda cinta.
"Kelihatannya aku pernah jatuh cinta sebanyak tiga kali," kata salah
satunya.
"Kok bisa?" tanya temannya.
"Lima tahun lalu, aku benar-benar sayang sama cewek yang nggak mau
berurusan denganku."
"Apa itu cinta?"
"Bukan," jawabnya. "Itu obsesi. Lalu dua tahun lalu, aku bener-bener
sayang sama seorang cewek seksi yang nggak ngerti aku."
"Apa itu cinta?"
"Bukan," jawabnya. "Itu nafsu. Dan tahun lalu, aku ketemu cewek di
kapal menuju Karibia. Doi cerdas, pinter, dan ramah. Dan setiap aku
buntutin doi di atas kapal, perutku mual."
"Apa itu cinta?"
"Bukan," jawabnya. "Itu mabuk laut."
Dalih kasian atau infestasi untuk kemiskinan ya…

Yap sering kita jumpain la kalo soal yang kayak gini..lagee angkot, motor, mobil, sekalipun jalan kaki. A kasian a… Teh kasian teh ..hmm bukan masalah kasian kasian ni.. Semakin kita kasih unag apakah itu seratus rupiah, seribu rupiah (yang umum dikasih)mungkin kita gak perduli dengan jumlah nominal yang kita keluarkan, tapi kita coba bayangkan salam satu lampu merah pada jam sibuk, tiap 5 menit sekali dan berapa mobil yang sudah dia “jajakan” hmm dalam satu hari berakumulasi akumulasi dengan sangat menggiurkan.
Tidak mengenal umur
Makin kecil anak yang “dioperasikan” atau makin tua orang jompo yang “beroperasi” dan bahkan makin menyeramkan kecatatan yang “dijajakan”, senakin membuat orang yang melihat berbelaskasih, semakin menaikkan omset per hari…
Saya pribadi pernah melihat suatu kejadian yang mengerikan. Tepatnya di perempatan riau – laswi – stadion persib seoarang ibu (atau pun penyewa anak , ntahlah saya pun tidak tahu) memukul seorang pengemis cilik yang sedang bermain , si “ibu” ini menyuruh agar dia” beroperasi “lagi. Dengan makian dan pukulan telak yang membuat si anak ini menangis histeris di tengah jalan. Dan karena hamper tiap hari saya melewati jalur tsb, tiap saya analias dari hari ke harinya kok semakin bertambah, apa jalur ini yang merupakan jalur padat dan sering di lewati mobil luar kota, menjadikan suatu daerah operasi dengan target market yang bagus. Dan mereka membuat seperti tenda darurat untuk “berkembang biak” disana karena semakin banyak anak balita 1thn sampai 6thn yang beroperasi.
APA KATA DUNIA????? Mengutip dari film Naga Bonar jadi 2. Tapi sebelum dunia mengomentarinya, seorang sahabat dari Menado sudah berkomentar tentang ini..
Apa komentar kalian??? Dan solusi nya seperti apa yang dapat dilakukan?